Perjalanan hidup yang berliku bermula dengan setapak demi setapak . Dan pada setiap tapak yang kita pijak itu ada cerita dan kenangan yang tersendiri . Kenangan itu hanya kita yang merasai tanpa wujudnya orang lain untuk merasainya tanpa dia memijak di tempat yang sama .
Kenangan yang gembira , kenangan yang sedih , kenangan yang kecewa atau apa jua sekalipun , tetap diri sendiri yang merasainya . Untuk diluah supaya mereka faham , itu sama sekali tidak membantu sepenuhnya kepada mereka tentang apa yang kita rasai . Mungkin mereka bisa memahami tetapi tidak mereka yang berada ketika itu .
Dengan tapak dan kenangan yang membuatkan kita gembira , pasti ianya sukar untuk kita terjemahkan . Dan mungkin juga dengan cara ini tidak bisa ku lepaskan , tetapi ingin ku ucapkan terima kasih kepada pembantu memberi kenangan tentang Kisah Kita .
Kerana melayan karenah , kerana menjadi peneman , kerana bersengkang mata , kerena belenguh kaki sedikit sebanyak membantu aku untuk melupakan pelbagai masalah yang aku hadapi . Dan seandainya bisa aku hentikan masa ketika itu , akan ku hentikan saat kita bergelak ketawa tanpa memikirkan hal mereka .
Sekali lagi , Terima Kasih duhai Pembantu Kenangan :)
Lots of Love ,
Amalina Mihat .



